Kamasanpost Headline Animator

Tidak Ada Negara Dukung. "PAPUA MERDEKA"


JAKARTA (PAPOS) -Jurubicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, menegaskan bahwa tidak ada satu negara pun yang mendukung "Papua Merdeka".

"Tidak ada satu pun negara anggota PBB yang mendukung isu separatisme di Papua sehingga posisi Indonesia sangat solid," kata Dino di kantor Kepresidenan.

Dino mengemukakan hal itu saat menanggapi aksi peluncuran "International Parliamentarians for West Papua" di Inggris. Walaupun begitu, Dino mengakui bahwa memang ada segelintir anggota parlemen dan LSM yang mendukung aksi itu.


"Inisiatif International Parliamentarians itu kandas dan posisi pemerintah Inggris pun tetap mendukung integritas Indonesia," katanya di Jakarta Selasa (21/10) seperti dikutip Koran ini dari Antara News, tadi malam.
Parlemen Inggris, lanjut dia, juga menghargai serta menghormati wilayah teritorial Indonesia. "Situasi di lapangan juga baik," katanya.

Sebelumnya pemerintah Indonesia melalui Jurubicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, aksi tersebut tidak signifikan. Ia menjelaskan peluncuran International Parliamentarians for West Papua di Inggris pada 15 Oktober 2008 itu hanya dihadiri oleh dua orang anggota parlemen Inggris.

Sementara parlemen Inggris terdiri atas House of Lords sejumlah 746 orang dan House of Common sejumlah 646 orang-- dan sekitar 30 peserta yang umumnya LSM yang selama ini memang pro kemerdekaan Papua.

Dengan adanya peristiwa itu, lanjutnya, maka dapat dilihat bahwa masalah kemerdekaan Papua justru bukanlah suatu hal yang menjadi isu. Menurut Faiza, aksi tersebut hanya didukung oleh orang-orang yang sama yang selalu menggunakan referensi Indonesia di masa 90-an untuk memandang kasus Papua, padahal saat ini telah diberlakukan otonomi khusus di Papua sehingga isu-isu pro-kemerdekaan ini tidak relevan.

Menurut laporan dari KBRI London, kegiatan di dalam gedung parlemen tersebut tidak mendapat perhatian dari para anggota parlemen yang lain, kalangan media dan publik dan tidak secara resmi masuk dalam agenda kegiatan House of Common serta tidak tercatat dalam pengumuman di lobbi gedung Parlemen.

Selain itu kegiatan demonstrasi dengan menyanyi dan menari yang dilakukan sebelum dan setelah acara kegiatan tersebut di luar gedung Parlemen Inggris juga kurang mendapat perhatian dari publik.(nas)
SUmber: Papuapos

Comments :

4 komentar to “Tidak Ada Negara Dukung. "PAPUA MERDEKA"”
okto mengatakan...
on 

SIAPA BILANG???

Ini hanya isu yang Presiden dan kroni2nya sebarkan agari PAPUA tetap aman tentram dalam bingkai NKRI, jangan pernah Mimpi??/

Papua merdeka adalah Harga MATI

Jemmy Adii mengatakan...
on 
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
anton mengatakan...
on 

Tong hanya bisa pasrah kepada TUhan, biarlah semuanya itu Tuhan yang beracara bagi kita..........

Marchisa Elege R.wenda mengatakan...
on 

Kalo kami meliahat dalam UUD Bahwa setiap orang harus memiliki Hak untuk kebebasan. Hal ini berkaitan dengan Kami Bangsa papua menuntut Hak kami Untuk Berdiri sendiri, tidak lagi kami harus bergabung dengan NKRI. Untuk itu kami perlu memahami UUD yang kami buat, karena kalau kami tidaka mengargai uu, sama halnya NKRI tadak punya Moral Tegas

Posting Komentar

Tulis dan Kirim Komentar Anda

 

About Me

Foto saya
disini tempat kami bermain, kami ingin leluasa mencari apa yang terjadi di sini. ingin bertanya sama tanta Google.... harap tidak membatasi kami....!

Pinda Ke Facebook

Recent Post

News & Update

Sign up to receive updates

Blogspot tutorial & Free Template.


Recent Coment